Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 06:30 WIB

Seorang Warga Waisarissa Seram Bagian Barat Tewas Tenggelam

Author

Awak Kapal Polisi (KP) XVI -2001 saat melakukan pertolongan pertama terhadap korban tenggelam di Kabupaten Seram Bagian Barat. (dok istimewa)

MALUKU-Dominggus Simaela seorang warga Waisarissa, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, tewas tenggelam saat berenang di perairan.

Kejadiaan tersebut terjadi pada Senin, 27 Oktober 2025.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi menjelaskan sebelum tewas, korban sempat dievakuasi oleh dua rekannya dan seorang saksi pukul 17.15 WIT.

Baca juga: Momen Belajar Riang Gembira Luar Ruang Ala Bupati Ozan di SD Negeri 234 Maluku Tengah

Di saat bersamaan, lanjut Rositah, datang awak Kapal Polisi (KP) XVI -2001 di perairan tempat korban tenggelam setelah mendapati laporan dari masyarakat. Tim kemudian bergegas membantu kedua rekannya dan saksi untuk mengevakuasi korban ke tepi pantai.

"Saat personel Polair tiba di TKP mereka melihat korban sudah ditemukan oleh saksi dan dua rekannya. Personel kemudian membantu membawa korban ke tepi pantai," ungkapnya.

Personel kemudian melakukan pertolongan pertama terhadap korban yang tak sadarkan diri. Personel memberikan tekanan atau kompresi dada (compression), membuka jalur napas (airways), dan memberi bantuan napas atau napas buatan (breathing).

"Setelah korban sempat bernapas, personel segera melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Kamal guna mendapatkan bantuan medis," jelasnya.

Baca juga: Bupati Ozan Beri 4 Unit Starlink untuk 4 SD di Maluku Tengah, Komitmen Pangkas Ketimpangan Digital Wilayah 3T

Setibanya di Puskesmas Kamal, personel Polair beserta warga meminta pertolongan kepada petugas medis.

Namun, diduga dengan keterbatasan tenaga medis dan peralatan yang dibutuhkan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Sebelum ditemukan tenggalam, saksi yang kala itu sedang duduk di pantai sempat melihat korban sedang berenang.

Saksi selanjutnya menoleh ke belakang karena ada teman yang baru datang menggunakan motor. Namun saat kembali melihat ke arah pantai korban yang sebelumnya sedang berenang sudah tidak terlihat.

Baca juga: Ramah Tamah Purna Bhakti, Kapolda Maluku Ajak Pensiunan Polri Terus Jadi Teladan di Masyarakat

Saksi lalu sempat memanggil korban dengan meneriakkan namanya.

"Karena tidak melihat korban saksi dan dua rekan korban berenang mencari korban,” jelasnya.

“Saat personel Polair datang setelah menerima laporan orang tenggelam, korban sudah ditemukan. Personel kemudian membantu membawa korban ke tepian pantai," jelasnya.

Rosita mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas di pantai. Ia menyarankan untuk tidak melaut apabila situasi lautan kurang bersahabat.

"Kalau musim ombak, kami berharap agar jangan dulu melaut. Selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG. Utamakan keselamatan saat beraktivitas di pantai," ajaknya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU