MALUKU-Polisi bergerak cepat meredam ketegangan usai dua kelompok pemuda terlibat bentrok di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.
Wakapolres Seram Bagian Barat, Kompol Beni Kurniawan lalu memimpin mediasi damai, Kamis, 8 April 2026 pukul 17.00 WIT.
Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolsek Kairatu yang diikuti pemuda Desa Kamarian, Dusun Pakarena dan Kelapa Dua, Kecamatan Kairatu.
Baca juga: Mengupas Tuntas Sejarah dan Perjalanan Maluku FC di Kancah Sepak Bola Nasional
Kasi Humas Polres Seram Bagian Barat, AKP Jhon Soplanit menjelaskan mediasi itu merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Mediasi pun dilakukan polisi usai terjadinya bentrok dua kelompok pemuda tesebut.
“Mediasi ini dilakukan untuk meredam situasi serta mencari solusi terbaik agar tidak terjadi bentrok lanjutan,” ujar Jhon kepada wartawan usai pertemuan tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh pihak yang hadir memiliki komitmen untuk menjaga kedamaian,” tambahnya.
Baca juga: Cari Lapangan Basket Murah tapi Bagus di Ambon? Ini Rekomendasinya!
Jhon menyebut Wakapolres dalam mediasi menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas. Wakapolres juga berharap mengedepankan penyelesaian masalah melalui dialog dan musyawarah.
Pasalnya bentrok yang berawal dari persoalan individu tidak boleh berkembang menjadi bentrok antarkampung.
“Kondisi kamtibmas itu mahal. Jangan sampai persoalan individu berkembang menjadi konflik kelompok. Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian dan menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian,” ujar Joni meniru perkataan Wakapolres.
Baca juga: Pemprov Malut Dorong Percepatan Pembangunan Kodam untuk Perkuat Pertahanan
Dalam forum mediasi, masing-masing perwakilan menyampaikan pendapat dan harapan agar bentrok segera diselesaikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan